preloader
Sejarah Ibadah Paling Utama saat Idul Adha yaitu Kurban yang Sudah Ada Sejak Zaman Nabi Adam

07 Jun

Sejarah Ibadah Paling Utama saat Idul Adha yaitu Kurban yang Sudah Ada Sejak Zaman Nabi Adam

Ibrahim berkata : “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu “maka pikirkanlah apa pendapatmu? Ismail menjawab: Wahai Bapakku kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. InsyaAllah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS Ash-Shaffat: 102)


Bayangkan mendapat perintah untuk menyembelih anak sendiri, sementara anak tersebut adalah anak yang sangat dinanti-nanti. Karena  Pada saat itu dikisahkan bahwa Nabi Ibrahim A.S tidak memiliki anak hingga di masa tuanya, lalu beliau berdoa kepada Allah.


“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.” (QS Ash-Shaffat (37): 100).


Ketika Ismail berada dalam usia remaja, yaitu usia di mana anak tersebut sudah mampu bekerja yaitu usia tujuh tahun ke atas. Pada usia tersebut benar-benar Ibrahim sangat mencintainya dan orang tuanya merasa putranya benar-benar sudah bisa mendatangkan banyak manfaat. Saat anaknya seperti itulah Ibrahim mendapatkan ujian berat.


Nabi Ibrahim A.S mendapat mimpi bahwa ia harus menyembelih Ismail putranya. Melansir dari yufid.com Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa mimpi para nabi adalah wahyu karena para nabi itu ma’shum dari setan. Demikian disepakati oleh para ulama. Selain Nabi tidak menjadi wahyu dan tidak bisa diamalkan. 


Nabi Ibrahim A.S pun akhirnya menyampaikan isi mimpinya kepada Ismail untuk melaksanakan perintah Allah SWT untuk menyembelih Ismail. Nabi Ismail meminta ayahnya untuk mengerjakan apa yang Allah perintahkan. Dan beliau berjanji kepada ayahnya akan menjadi seorang yang sabar dalam menjalani perintah itu. Sungguh mulia sifat Nabi Ismail A.S. Allah memujinya di dalam Al-Qur’an:

“Dan ceritakanlah (Hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.” (QS Maryam (19) : 54)


Nabi Ibrahim lalu membaringkan anaknya dan bersiap melakukan penyembelihan. Nabi Ismail A.S pun siap menaati instruksi ayahnya. Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail A.S  nampak menunjukkan keteguhan, ketaatan dan kesabaran mereka dalam menjalankan perintah itu. Saat Nabi Ibrahim A.S hendak mengayunkan parang, Allah SWT lalu menggantikan tubuh Nabi Ismail A.S dengan sembelihan besar, yakni berupa domba jantan dari Surga, yang berwarna putih, bermata bagus, bertanduk.


“Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS Ash-Shaffat (37) : 104:107).


Kejadian tersebut merupakan suatu mukjizat dari Allah yang menegaskan bahwa perintah pengorbanan Nabi Ismail A.S itu hanya suatu ujian bagi Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail sampai sejauh mana cinta dan ketaatan Mereka kepada Allah SWT. Kisah tersebut adalah asal permulaan sunah berkurban yang dilakukan oleh umat Islam pada tiap hari raya Idul Adha di seluruh pelosok dunia yang sudah banyak diketahui. 


Visualisasi hewan kurban

Sumber: Freepik


Melansir yufid.com, ternyata ada juga kisah saat Zaman Nabi Adam yang menceritakan bahwa kurban sudah terjadi sejak saat itu. Kisah yang termaktub dalam QS. Al-Maidah: 27, sebagai berikut:

Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa".


Berdasarkan Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia, ayat tersebut memiliki tafsir “Dan ceritakanlah olehmu (Wahai Rasul) kepada Bani Israil satu berita tentang dua Putra Adam, Qabil dan Habil, dan itu merupakan berita yang benar, ketika mempersembahkan masing-masing dari mereka berdua kurban (yaitu sesuatu yang dijadikan untuk mendekatkan diri kepada Allah.) Kemudian Allah menerima kurban Habil, karena dia seorang yang bertakwa, dan tidak menerima kurban dari qabil, karena sesungguhnya dia bukan seorang yang bertakwa. Karena itu, Qabil iri terhadap saudaranya, dan berkata, ”Aku akan benar-benar membunuhmu”. Kemudian habil menjawab, ”Sesungguhnya Allah hanya mau menerima dari orang-orang yang takut kepadaNYa.”


Wallahu A’lam Bishshawab.


Tahun 2022 Pedooli.id bekerjasama dengan Yayasan Al-Amanah menjalankan Program 2.500 Kantong Daging Kurban untuk Anak Yatim dan Dhuafa, di tahun 2023 ini Pedooli.id kembali bekerjasama dengan Yayasan Al-Amanah memberikan kepedulian terhadap sesama. Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi yang sudah mampu berkurban, tetapi juga terbuka bagi yang hanya bisa menyisihkan sedikit rezeki untuk berinfak daging kurban sapi.


Kegiatan 2500 Kantong Daging Kurban untuk Yatim dan Dhuafa pada Idul Adha 1443 H/2022 M

Sumber: Dokumentasi-Yayasan Al-Amanah


Yayasan Al-Amanah adalah salah satu mitra Pedooli, yang merupakan organisasi penerima manfaat dari Pintu Langit, Organisasi Amal Indonesia yang didirikan dengan tujuan untuk mendukung Anak Yatim Piatu dan Tunawisma di Seluruh Indonesia. Lembaga ini telah terdaftar di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia.


Yayasan ini dimulai pada tahun 2005 serta didirikan oleh Ustad Samuslim dengan dukungan dari orang-orang sekitar yang melihat kebutuhan untuk sekolah bagi para yatim piatu dan anak-anak kurang mampu di daerah tersebut.


Berikut ini adalah pernyataan misi dari Yayasan Al-Amanah:

  • "Kami percaya pada dunia, di mana setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang pantas mereka peroleh. Misi kami adalah untuk berinvestasi dalam pendidikan anak-anak sehingga mereka dapat menjadi penerus generasi masa depan yang lebih baik."

  • "Kita melakukan ini dengan menciptakan program-program pendidikan dan menyediakan hal-hal yang diperlukan di sekitar kita, melalui pemberdayaan masyarakat di sekitar kita."

  • "Kami tidak hanya menyediakan kebutuhan dasar dan pendidikan untuk anak-anak asuh kami, tetapi juga nilai-nilai yang diharapkan menjadi pedoman untuk di masyarakat nantinya."


Pedooli.id bersama Yayasan Al-Amanah ingin mengajak untuk kembali mewujudkan 2.500 Kantong Daging Kurban. 2.500 Kantong Daging Kurban akan disalurkan kepada Anak Yatim, Janda Lansia, Dhuafa, Para Pemulung dan Daerah Tertinggal. Selain itu juga akan dibagikan ke daerah sekitar Yayasan Al-Amanah (Cihowe, Cibentang, Cibentang Muara, Rumpia Kec.Ciseeng Gunung Bunder – Leuwiliang, dan Desa Lulut Citeureup).


Sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini menargetkan 2500 Kantong Daging Kurban untuk Anak Yatim dan Dhuafa, yaitu penyembelihan 1 ekor kambing/orang bagi yang sudah mampu untuk melaksanakan kurban secara utuh, dan bagi yang hanya bisa menyisihkan sebagian rezeki, Pedooli menyediakan program infaq daging kurban sapi dengan harga yang ekonomis, yang keberkahannya insyaAllah tetap berlimpah dan bermanfaat kepada yang membutuhkan yaitu adik-adik yatim dan masyarakat dhuafa.


Bagi Anda yang melakukan kurban utuh (1 ekor kambing), kami akan memberikan sertifikat kurban dan info terupdate mengenai pemotongan hewan kurban, dari panitia penyelenggara kurban, yang akan dikirimkan langsung melalui email Anda.


Dari 'Aisyah menuturkan bahwa Rasulullah SAW  bersabda, “Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (HR. al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117)


Yuk bersama mengamalkan ibadah terbaik pada momen Idul Adha 1444 H dalam program “2.500 Kantong Daging Kurban untuk Anak Yatim dan Dhuafa”, di manapun dan kapanpun, dimulai dari Rp. 1000 dengan aman, mudah, transparan dan terpercaya melalui:

https://pedooli.id/campaign/2500-kantong-daging-kurban-untuk-anak-yatim-dan-dhuafa-bwervads

Bagikan